
Aceh Utara (KANALACEH.COM) – Bencana ekologis yang melanda Kabupaten Aceh Utara menyebabkan kerusakan parah pada sektor permukiman warga. Berdasarkan rekapitulasi laporan sementara Pusat Informasi Posko Bencana Banjir BPBD Aceh Utara hingga Selasa, 23 Desember 2025 pukul 10.00 WIB, tercatat 3.474 rumah dilaporkan hilang tersapu banjir bandang yang menerjang sejumlah kecamatan.
“Selain 3.474 rumah yang hilang, banjir juga mengakibatkan 72.331 rumah terendam air dengan berbagai tingkat kerusakan,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Fuad Mukhtar seperti dilansir laman metrotv, Selasa, 23 Desember 2025.
Pihaknya mencatat sebanyak 6.234 rumah rusak berat, 7.972 rusak sedang, dan 20.886 rumah rusak ringan, sehingga ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal layak huni. Dampak banjir bandang tersebut juga dirasakan ratusan ribu warga di wilayah terdampak.
“Secara keseluruhan, bencana tersebut berdampak pada 433.087 jiwa dari 124.536 kepala keluarga (KK) yang tersebar di berbagai wilayah Aceh Utara,” ujar Fuad.
Sebagian warga terdampak terpaksa mengungsi akibat rumah mereka rusak atau terendam banjir. Data BPBD mencatat sebanyak 68.424 jiwa atau 19.254 KK kini menempati 210 titik pengungsian yang disiapkan pemerintah daerah dan relawan.
“Korban jiwa juga tercatat dalam peristiwa banjir bandang ini. Hingga kini sebanyak 190 orang meninggal dunia, enam orang dinyatakan hilang, serta 2.127 orang mengalami luka-luka. Selain permukiman, banjir bandang turut merusak lahan pertanian dan perikanan. Sebanyak 14.509 hektare sawah dan 10.674 hektare tambak dilaporkan terendam,” jelas Fuad.
Berita Terkait
Berita85 Korban Tertipu, Pemilik Toko Emas di Aceh Besar Gasak 1,6 Kg Emas dan Ratusan Juta Rupiah
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Banda Aceh mengungkap dugaan kasus&nbs...
Berita
