10 Kecamatan di Aceh Tamiang Masih Terisolir, Akses Hanya Bisa Lewat Udara
Redaksi

Aceh Tamiang (KANALACEH.COM) – Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi mengatakan kondisi daerah itu saat ini masih terisolir dan butuh bantuan segera, mengingat ada 10 kecamatan yang masih belum bisa di jangkau.
Pihaknya baru bisa menjangkau 2 kecamatan untuk distribusi bantuan logistik yaitu Kecamatan Kuala Simpang dan Rantau.
Sementara 10 kecamatan lainnya hanya bisa diakses lewat udara dan laut karena jalur darat masih putus dan tergenang banjir.
“Kita sekarang ini baru bisa akses kasih bantuan 2 kecamatan yaitu Kecamatan Kuala Simpang dan Rantau. 10 kecamatan belum bisa diakses,” kata Armia Fahmi kepada wartawan, Minggu (30/11).
Pihaknya terus berkomunikasi dengan Pemerintah Aceh dan Pusat agar bantuan bisa disalurkan lewat udara dan laut.
“Kalau bantuan ke Langsa jalur darat ke Tamiang itu jalannya masih banyak kendala, air masih menggenangi badan jalan,” katanya.
Saat ini korban banjir dan longsor di Aceh Tamiang sudah mencapai 10 jiwa meninggal dunia. Selain akses terputus, jaringan telekomunikasi dan listrik di daerah itu masih padam.
Sekda Aceh M Nasir mengatakan penyaluran bantuan di Aceh Timur, Langsa dan Aceh Tamiang dilakukan secara paralel dan dalam dua hari ke depan semua daerah terisolasi akan dijangkau.
“Tim Basarnas akan menyertai setiap penerbangan pengangkut logistik. Harapannya dalam dua hari semua titik yang terisolasi dapat dijangkau,” kata Nasir
Berita Terkait
Berita85 Korban Tertipu, Pemilik Toko Emas di Aceh Besar Gasak 1,6 Kg Emas dan Ratusan Juta Rupiah
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Banda Aceh mengungkap dugaan kasus&nbs...
Berita
