
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – PLN segera membangun 5 tower saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 140 kV untuk menstabilkan pasokan listrik di Aceh, setelah 9 tower milik PLN roboh diterjang banjir dan angin kencang di Bireuen hingga Aceh Timur sejak Rabu (26/11).
Kejadian ini mengakibatkan terganggunya suplai pasokan listrik di sebagian besar wilayah Aceh seperti di Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, Aceh Tengah, Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan dan Aceh Singkil.
BACA: Pemerintah Aceh Tetapkan Status Darurat Bencana
“Kami membangun 5 tower emergency sebagai solusi percepatan dan mengerahkan ratusan personel gabungan dari Sumatera Utara, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah,” kata Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Aceh, Lukman Hakim kepada wartawan, Kamis (27/11).
Untuk mendukung peralatan PLN dibantu dengan 2 pesawat Hercules milik TNI AU dan helikopter untuk membawa peralatan dan material tower. Sebab akses darat menuju lokasi pembangunan masih terputus.
“2 (pesawat) Hercules membantu untuk mobilisasi peralatan dan membuat posko, karena akses jalan masih terputus. Kami juga mengirimkan helikopter dari Jakarta untuk mobilisasi peralatan ke Aceh,” katanya.
Kini suplai listrik di Aceh hanya berasal dari pembangkit di Nagan Raya dan terbatas hanya menjangkau Banda Aceh dan sebagian Kabupaten Pidie. Sehingga pihaknya terpaksa melakukan pemadaman bergilir di sejumlah kabupaten kota di Aceh.
“Kami berusaha mengoptimalkan pembangkit yang ada di Nagan Raya untuk suplai tapi walaupun sangat terbatas,” katanya.
Berita Terkait
Berita85 Korban Tertipu, Pemilik Toko Emas di Aceh Besar Gasak 1,6 Kg Emas dan Ratusan Juta Rupiah
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Banda Aceh mengungkap dugaan kasus&nbs...
Berita
