
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pelaku UMKM usaha kue donat di Banda Aceh, Jamaluddin mengeluhkan tingginya harga minyak goreng yang ada di pasaran. Jikapun ada, jumlahnya terbatas.
Jamal merasakan harga minyak goreng naik sejak awal Februari 2022. Selain harganya yang mahal, ketersediaan minyak pun terbatas bahkan langka.
“Sejak awal bulan 2 sudah mulai langka. Pertama harga minyak curah mulai naik tapi stok ada. Sementara minyak kemasan mulai susah dicari,” kata Jamal, Rabu (16/2).
Menurut Jamal, di toko pengecer harga minyak goreng satu kotak isi 12 liter mencapai 225 ribu. Sementara perhari Jamal butuh minyak 20 liter untuk memproduksi kue donat miliknya.
Namun, akhir-akhir ini ia kesulitan untuk mendapat minyak sebanyak itu. Kadang, satu hari ia hanya mendapat 12 liter minyak goreng, itupun setelah berkeliling pasar yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar.
“Dalam sehari butuh minyak 20 liter, tapi kadang sehari cuma dapat 12 liter. Cari minyak mulai Peunayong, Lambaro Aceh Besar,” ujarnya.
Untuk tetap bisa bertahan membuat kue, ia hanya menghabiskan 10 liter minyak goreng dan produksinya di kurangi.
“Kadang berhenti buat kue karena tidak ada minyak. Bahkan satu harian itu khusus untuk cari minyak. Minyak kemasan mahal tapi harganya tidak sesuai dengan usaha kita,” ucapnya.
Ia berharap adanya pengawasan dari Disperindag, sehingga tidak ada kios yang menimbun minyak atau membeli minyak tapi dijualnya terbatas.
Berita Terkait
EkonomiBSI Aceh Gelar Tarhib Ramadan di Masjid Raya, Salurkan 500 Paket Sembako
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Tarhib Ramadan di ...
BeritaTekan Inflasi Jelang Ramadan, Banda Aceh Gelar Pasar Murah Bersubsidi
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya ...

