
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Warga Aceh yang memiliki tabungan di Bank Syariah Indonesia (BSI) kerap mengalami kesulitan untuk bertransaksi melalui mesin ATM karena sering eror.
Sementara itu Bank Indonesia Perwakilan Aceh ternyata juga sudah menyadari akan hal itu. Kepala BI Aceh, Achris Sarwani sudah melakukan koordinasi dengan BSI Pusat untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.
Bahkan pihak BI Aceh kaget, karena BSI secara Nasional sudah merencanakan bahwa pelayanan di bank pelat merah itu akan normal pada bulan Oktober 2021.
Karena terlalu lama, BI Aceh meminta agar khusus Aceh bisa dipercepat, mengingat seluruh perbankan di Aceh sudah beralih ke syariah sebagaimana amanat qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS).
BI Aceh juga sudah melakukan koordinasi dengan BSI pusat dan Kementerian BUMN, agar pelayanan BSI di Aceh berjalan normal sebelum bulan Oktober.
“Kita sudah sampaikan, agar BSI di Aceh normal jangan di bulan Oktober, kita berharap di bulan Juni atau Juli agar tidak lagi berlarut di kekurangan tekhnis seperti yang saat ini kita rasakan. OJK juga mendorong seperti itu,” kata Achris, Senin (5/4/2021).
Sejauh ini, aset BSI di Aceh salah satu yang terbesar di Indonesia. Asetnya mencapai Rp 16 Triliun. Sehingga Aceh dimasukkan dalam 1 regional.
“Ya ini khasnya Aceh, apalagi adanya qanun. Dan juga asetnya banyak (BSI),” ujarnya.
Berita Terkait
EkonomiBSI Aceh Gelar Tarhib Ramadan di Masjid Raya, Salurkan 500 Paket Sembako
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Tarhib Ramadan di ...
BeritaTekan Inflasi Jelang Ramadan, Banda Aceh Gelar Pasar Murah Bersubsidi
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya ...

