
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Harga komoditas bawang putih di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kota Banda Aceh, terus merangkak naik. Pedagang pun mulai kelabakan hingga kekurangan stok bawang.
Menurut keterangan yang dihimpun dari pedagang, kenaikan harga bawang putih terjadi secara massif dua hari menjelang Ramadan atau pekan lalu. Saat ini harganya sudah mencapai Rp 100 ribu per kilogram.
Seorang pedagang sayuran di Pasar Peunayong, Burhanudin (43) menyebutkan, sepekan jelang ramadan harga bawang putih masih di kisaran Rp 50.000 per kilogram. Kenaikan harga tersebut memicu berkurangnya ketersediaan bawang putih di pasaran saat ini.
Baca: BEM Unimal Kecam Kebijakan Impor Bawang Putih
Sebab, stok bawang putih di Aceh dipasok dari Sumatera Utara. Bahkan, beberapa pedagang di Pasar Peunayong memilih untuk tidak berjualan komoditas tersebut sambil menunggu harga kembali normal.
Bukan hanya pedagang, pembeli bawang putih juga ikut mengeluh akibat kenaikan ini. “Pembeli pun banyak kaget dan mengeluh, kok mahal, stok kita juga menipis. Soal harga memang uda dari sananya,” kata Burhan, Kamis (9/5).
Pantauan dilokasi, hanya beberapa pedagang saja yang masih menjual bawang putih di Pasar Peunayong. Sementara, pedagang lainnya enggan menjual, karena harganya yang meroket dan kekurangan stok.
“Harganya masih mahal, lagipula stok kosong dari sana (Sumatera Utara),” ujar Najri, pedagang sayuran di Peunayong. [Randi]
Berita Terkait
EkonomiBSI Aceh Gelar Tarhib Ramadan di Masjid Raya, Salurkan 500 Paket Sembako
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Tarhib Ramadan di ...
BeritaTekan Inflasi Jelang Ramadan, Banda Aceh Gelar Pasar Murah Bersubsidi
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya ...

