
Jakarta (KANALACEH.COM) – Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing, memperkirakan total kerugian akibat investasi ilegal sejak 2008 hingga 2018 mencapai puluhan triliun.
Jumlah tersebut terdiri dari berbagai kasus yang telah diungkap satgas waspada investasi.
“Perkiraan kerugian akibat kegiatan investasi bodong cukup besar kurang lebih Rp 88 triliun kerugian terakhir,” kata Longam seperti dilansir laman Liputan6.com, Jumat (5/4).
Tongam menuturkan, dari kerugian tersebut salah satunya terjadi pada kasus pandawa group. Terdapat sebanyak 549 ribu korban dengan total kerugian hingga mencapai Rp 3,8 triliun.
“Penipuan itu ternyata tidak hanya di bidang itu saja, tapi di agama juga ada seperti misalnya travel umrah,” imbuhnya.
Tongam mengatakan, dari kasus-kasus tersebut mayoritas masyarakat tergiur dengan tawaran bunga tinggi. Masyarakat tanpa pikir panjang untuk menginvestasikan uangnya. Di samping itu, masyarakat sendiri masih banyak yang belum paham investasi.
“Misalnya ditawarkan investasi A ditipu ditawarkan investasi B juga ketipu. Dan itu pegawai. Ini menjadi momen penting (sosialisasi) untuk masyarakat Jakarta yang kena tipu,” pungkasnya. []
Berita Terkait
EkonomiBSI Aceh Gelar Tarhib Ramadan di Masjid Raya, Salurkan 500 Paket Sembako
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Tarhib Ramadan di ...
BeritaTekan Inflasi Jelang Ramadan, Banda Aceh Gelar Pasar Murah Bersubsidi
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya ...

