
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian mengeluarkan perintah kepada anggotanya agar tidak melanggar peraturan ketika proses pemilu berlangsung. Dan tetap menjaga netralitas dan professional.
Sebab, himbauan itu bersifat perintah, maka siapapun anggota yang melanggar akan mendapatkan sanksi. Termasuk berswafoto saat pemilu digelar dan ikut dalam tim kampanye dan lainnya.
“Ini merupakan perintah maka resikonya kalau ada yang melanggar, mereka akan terkena sanksi internal mulai kode etik dan lain-lain,” kata Tito saat melakukan Road Show ke Aceh, Kamis (19/4).
Semua itu. Kata Tito, didasari pada satu tekad yang sama yaitu menjaga netralitas. Dengan adanya netralitas TNI dan Polri diharapkan proses demokrasi terkendali sesuai yang diharapkan.
Hal senada dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan kedua lembaga ini tetap bisa menjaga solidaritas. Ia berpesan maksud kedatangannya ke Aceh adalah untuk meyakinkan masyarakat bahwa TNI-Polri adalah professional. Tetap solid dan menjaga netralitas itu sendiri.
“Netralitas itu adalah harga mati sehingga apa yang ditakutkan adanya penyusup, tentunya akan kita laksanakan mitigasi untuk tidak bisa terjadi di tubuh TNI-Polri,” ungkap Panglima TNI Marsekal Hadi. [Randi]
Berita Terkait
MiliterPangdam IM Terima Penyerahan Senjata Api Sisa Konflik dari Warga
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Komitmen masyarakat Aceh dalam menjaga perdamaian dan stabilitas keamanan kembali diwujudka...
HeadlineOknum TNI AL Pembunuh Sales Mobil di Aceh Utara Dituntut Penjara Seumur Hidup
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Oditur (Penuntut Umum) Militer pada Pengadilan Militer I.01 Banda Aceh menuntut ...

