
Jakarta (KANALACEH.COM) – Direktur Institute for Development of Economic and Finance (INDEF), Enny Sri Hartati mengatakan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) mempengaruhi daya beli masyarakat.
Dia mengatakan, jika gaji PNS dinaikkan disertai dengan adanya THR dan gaji ke 13 minimal menandakan adanya tambahan kemampuan belanja dari PNS.
“Tambahan belanja dari PNS itu menjadi multipler efeknya. Ada tambahan permintaan barang-barang yang bisa dikonsumsi. Nah, itu kan berarti meningkatkan lagi kemampuan produksi, jadi berputar terus,” ungkapnya ssperti dilansir Okezone, Sabtu (31/3).
Enny melanjutkan, pemberian THR dan gaji ke-13 tersebut juga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Iya, mendongkrak pertumbuhan ekonomi, kan gaji PNS meningkatkan daya beli PNS masyarakat kan. Nah, daya beli masyarakat itu akan meningkatkan konsumsi rumah tangga. Konsumsi masyarakat itu sumber terbesar dari pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya.
Enny mengatakan, agar efektif, maka pencairan dana sebaiknya dilakukan tidak sekaligus. Pemberian THR bisa dilakukan lebih dahulu sekitar bulan Juni, menyusul gaji ke-13 pada akhir tahun.
“Jangan sekaligus, biar ada efek ininya (THR dan gaji ke-13) tersebar. Misalnya kalau ditahun 2018, THR itu disekitar bulan Juni, nah nanti misalnya gaji ke-13nya hanya mendekati akhir tahun,” ujarnya. []
Berita Terkait
EkonomiBSI Aceh Gelar Tarhib Ramadan di Masjid Raya, Salurkan 500 Paket Sembako
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Tarhib Ramadan di ...
BeritaTekan Inflasi Jelang Ramadan, Banda Aceh Gelar Pasar Murah Bersubsidi
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya ...

