
Nagan Raya (KANALACEH.COM) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Tarmilin Usman mengatakan profesi menjadi wartawan untuk ke depan semakin ketat.
Hal itu disampaikan Tarmilin saat memberi sambutan pada pelantikan pengurus Balai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nagan Raya di Suka Makmue, Rabu (7/5).
“Karena ke depan menjadi wartawan semakin ketat, boleh saja kalau belum lewat Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sumber menolak wawancara,” tegas Tarmilin.
Selain itu ia juga mengatakan, bagi pekerja kuli tinta sebutan bagi wartawan merupakan sebagai mitra pemerintah, hal ini dikarenakan wartawan memiliki peran mengontrol pemerintah.
“Wartawan itu mitra pemerintah, bukan musuh pemerintah,” ujarnya.
Dikatakan Tarmilin seorang yang berprofesi sebagai wartawan juga harus mampu membuat berita berimbang.
“Wartawan harus berimbang menulis, kalau tidak sudah melanggar kode etik,” katanya. [Fahzian Aldevan]
Berita Terkait
BeritaKemenhub Dikabarkan Copot Direktur Poltekpel Malahayati Andi Friadi
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Kementerian Perhubungan melalui BPSDM Kemenhub mencopot Direktur Politeknik Pelayaran Malahayati, Andi […]...
BeritaPolisi Tak Temukan Tanda Kekerasan di Kasus Wafatnya Mahasiswa Poltekpel Malahayati
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Satreskrim Polresta Banda Aceh menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah […]...
BeritaWarga Aceh Laporkan 7.454 Kasus Penipuan, Belanja Online Paling Banyak
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sebanyak 7.454 laporan penipuan dari Provinsi Aceh tercatat dalam Indonesia Anti-Scam […]...
