Mahasiswa dan Pemuda Aceh desak PBB usut kasus serangan kimia di Suriah
Redaksi | Kanal Aceh

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Organisasi kemahasiswaan dan beberapa organisasi kepemudaan se Aceh dari KAMMI Aceh, FOSMA Unsyiah, LDK Ar-Risalah, FSLDKN, DEMA Fakultas Psikologi UIN Arraniry, DEMA UIN Arraniry, PDDA, dan GPS menggelar aksi kecaman terhadap serangan kimia yang terjadi di Provinsi Idlib, Suriah di depan Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (7/4).
Koordinator lapangan, Ridho Rinaldi mengatakan bahwa berdasarkan data dari Syrian Observatory for Human Rights ada 20 anak-anak dan 52 orang dewasa meninggal dunia atas insiden tersebut.
Ridho menambahkan, serangan yang dilancarkan diduga menggunakan bom kimia yang berisi gas klorin. Jika terpapar gas ini akan menyebabkan banyak warga sipil terutama anak-anak, mengalami sesak nafas, asma, muntah-muntah, pusing, terbakar mata dan kulit. “Sungguh serangan mematikan,” kata Ridho.
Atas dasar itu, mereka pun mengambil sikap untuk mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera mengusut tuntas kasus penggunaan Bom Kimia di Suriah dan mengadili setiap pihak yang bertanggung jawab dalam serangan ini.
“Kami meminta Bashar Al-Assad segera mundur dari jabatan Presiden Suriah,” tegas Ridho.
Dia pun mengharapkan agar seluruh negara di dunia harus bersatu dan sepakat untuk mendesak agar perang di Suriah bisa dihentikan. [Aidil/rel]
Berita Terkait
Berita85 Korban Tertipu, Pemilik Toko Emas di Aceh Besar Gasak 1,6 Kg Emas dan Ratusan Juta Rupiah
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Banda Aceh mengungkap dugaan kasus&nbs...
Berita
