Soal Australia, tanggungjawab menteri pertahanan dan panglima TNI
Redaksi | Kanal Aceh

Yogyakarta (KANALACEH.COM) – Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, mengatakan persoalan antara Indonesia dan Australia pada aspek latihan militer bersama dari kedua negara, sepenuhnya wewenang Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, dan Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Saat ditemui di University Club Universitas Gadjah Mada, di Yogyakarta, Sabtu (7/1), Pratikno mengakui tidak mengikuti perkembangan terkini soal penanganan kasus itu.
Dalam hirarki kepemimpinan nasional formal, menteri sekretaris negara ada pada posisi lingkar inti kekuasaan.
“Kami tidak mengikuti perkembangannya, jadi hal itu merupakan tanggung jawab menteri pertahanan, panglima TNI dan juga menteri luar negeri,” jelas dia.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, menjelaskan, ada oknum anggota Angkatan Bersenjata Australia yang menghina Pancasila sebagai lambang negara Indonesia. [Antara]
Berita Terkait
Berita85 Korban Tertipu, Pemilik Toko Emas di Aceh Besar Gasak 1,6 Kg Emas dan Ratusan Juta Rupiah
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Banda Aceh mengungkap dugaan kasus&nbs...
Berita
