Soal Australia, tanggungjawab menteri pertahanan dan panglima TNI

Yogyakarta (KANALACEH.COM) – Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, mengatakan persoalan antara Indonesia dan Australia pada aspek latihan militer bersama dari kedua negara, sepenuhnya wewenang Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, dan Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Saat ditemui di University Club Universitas Gadjah Mada, di Yogyakarta, Sabtu (7/1), Pratikno mengakui tidak mengikuti perkembangan terkini soal penanganan kasus itu.
Dalam hirarki kepemimpinan nasional formal, menteri sekretaris negara ada pada posisi lingkar inti kekuasaan.
“Kami tidak mengikuti perkembangannya, jadi hal itu merupakan tanggung jawab menteri pertahanan, panglima TNI dan juga menteri luar negeri,” jelas dia.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, menjelaskan, ada oknum anggota Angkatan Bersenjata Australia yang menghina Pancasila sebagai lambang negara Indonesia. [Antara]
Berita Terkait
BeritaKemenhub Dikabarkan Copot Direktur Poltekpel Malahayati Andi Friadi
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Kementerian Perhubungan melalui BPSDM Kemenhub mencopot Direktur Politeknik Pelayaran Malahayati, Andi […]...
BeritaPolisi Tak Temukan Tanda Kekerasan di Kasus Wafatnya Mahasiswa Poltekpel Malahayati
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Satreskrim Polresta Banda Aceh menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah […]...
BeritaWarga Aceh Laporkan 7.454 Kasus Penipuan, Belanja Online Paling Banyak
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sebanyak 7.454 laporan penipuan dari Provinsi Aceh tercatat dalam Indonesia Anti-Scam […]...
