Klarifikasi pimpinan GAM soal bendera Bulan Bintang di demo 4 November
Redaksi | Kanal Aceh

Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Polisi menyita bendera bulan bintang yang merupakan simbol perjuangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dari massa demo bela Islam di Jakarta, Jumat (4/11).
Terkait hal tersebut, Koordinator GAM Swedia, Bakhtiar Abdullah menegaskan pihaknya tidak berkaitan dengan pembawa bendera GAM dan spanduk ancaman pisah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang disita aparat.
“GAM tidak ada sangkut paut dengan oknum yang membawa dan menggunakan bendera bulan bintang tersebut,” kata dalam surat elektronik kepada wartawan.
Bakhtiar mengatakan, sejak 15 Agustus 2005, GAM dan Pemerintah Indonesia sudah mencapai kesepakatan yang tertuang di dalam MoU Helsinki.
GAM tetap komit dengan perdamaian tersebut sehingga tidak ada alasan bagi pihaknya untuk menggunakan bahasa-bahasa ancaman yang memperkeruh suasana politik di Indonesia.
“GAM mendoakan keselamatan untuk semua peserta demonstrasi, sebab itu hak demokrasi rakyat untuk menyampaikan pendapat,” pungkas Bakhtiar yang juga negosiator GAM saat perundingan damai dengan Pemerintah Indonesia. [Okezone]
Berita Terkait
Berita85 Korban Tertipu, Pemilik Toko Emas di Aceh Besar Gasak 1,6 Kg Emas dan Ratusan Juta Rupiah
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Banda Aceh mengungkap dugaan kasus&nbs...
BeritaMahasiswa PSDKU USK Sulap Limbah Jadi Kompos, Pulihkan Lahan Pascabanjir
(KANALACEH.COM) – Mahasiswa Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Syiah Kuala (USK) Gayo [&h...

