
Somalia (KANALACEH.COM) – Bajak laut Somalia akhirnya membebaskan 26 sandera setelah menyekapnya selama 5 tahun dalam tahanan. Hal itu diungkapkan oleh sebuah organisasi yang terlibat dalam proses mediasi.
Puluhan anak buah kapal (ABK) itu dibebaskan setelah kapal mereka dirompak di selatan Seychelles pada Maret 2012.
Dari 29 ABK yang disandera, 1 orang tewas selama proses penyanderaan berlangsung sementara dua lainnya meninggal karena sakit selama di tempat penyanderaan. Demikian dikatakan oleh Ocean Beyond Piracy, Minggu (23/10)
Para sandera itu seluruhnya pria. Mereka berasal dari Kamboja, China, Indonesia, Taiwan dan Filipina. Mereka tengah berangkat dari Omani dengan kapal Naham 3 ketika ditangkap.
John Steed dari Oceans Beyond Piracy mengatakan kru Naham 3 dibebaskan pada Sabtu (22/10). Ia tak menjelaskan secara detil kondisi para sandera atau berapa uang tebusan.[KR]
Berita Terkait
Berita85 Korban Tertipu, Pemilik Toko Emas di Aceh Besar Gasak 1,6 Kg Emas dan Ratusan Juta Rupiah
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Banda Aceh mengungkap dugaan kasus&nbs...
Berita
