
PSabang (KANALACEH.COM) – Tewasnya Tatiana (44), warga Negara Rusia dipastikan akibat kehabisan oksigen saat menyelam atau snorkeling.
Kapolres Sabang AKBP Dra Nurmeiningsih mengatakan, keyakinan tewasnya korban berdasarkan hasil pemeriksaan tujuh dokter Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh setelah jasad korban dirujuk Senin (4/4), sore kemarin.
Kuat dugaan turis asal negera Rusia itu tewas saat melakukan snorkeling sendirian, sehingga ketika oksigen sebagai alat penafasan bawah air itu habis korban tidak dapat menyelamatkan diri.
Dan ini diperkuat dengan perkembangan hasil atopsi dokter forensic Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZ) Banda Aceh yang diketuai dr.Taufik Suryadi,Sp.F, bersama tujuh dokter beserta staf lainnya.
“Kesimpulan hasil pemeriksaan luar tubuh korban tewas akibat tenggelam kekurangan oksigen.
Mengenai ditemukan luka trauma di bagian wajah diperkirakan akibat, benturan batu karang yang ada di tepi pantai. Sementara luka gores di bagian depan tubuh korban diperkirakan akibat gesekan, ketika tubuh korban dihempas ombak hingga ke tepi pantai,”ujarnya.
Ini hasil pemeriksaan tim dokter memastikan bahwa, tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Namun untuk hasil visum secara keseluruhan akan selesai dalam dua atau tiga hari ke depan, kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Imigrasi dan Kedubes Rusia di Jakarta, dan rencananya mayat korban akan dipulangkan ke Rusia. ujarnya.[Diki Arjuna]
Berita Terkait
BeritaMalaysia Turunkan Harga BBM RON Jadi Rp7.800 per Liter
(KANALACEH.COM) – Pemerintah Malaysia resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) RON 95 menjadi 1,99 ringgit&...
InternasionalInggris Akui Negara Palestina, Tolak Pendudukan Israel di Yerusalem
(KANALACEH.COM) – Pemerintah Inggris merilis nota kesepahaman baru dengan Otoritas Palestina yang menegaskan komit...
