
(KANALACEH.COM) – Kuwait dan Arab Saudi mengalami suhu terpanas yang pernah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Bahkan suhu di wilayah Mitribach di Kuwait dilaporkan menyentuh angka hingga 54,3 derajat Celcius.
Disebutkan, suhu udara paling panas terjadi pada Selasa pekan lalu sebagaimana data dari El Dorado. Empat wilayah lainnya di Kuwait juga menjadi daerah paling panas termasuk Sulaibiya dengan 50,9 derajat Celcius, Jahra 50 derajat Celcius, Abdaly 49,6 derajat Celcius dan di wilayah Kuwait International Airport 49,5 derajat Celcius dikutip dari VIVA.co.id.
Satu orang dilaporkan tewas di Kuwait pada pekan lalu lantaran hawa dan gelombang panas yang ekstrem tersebut. Paramedis dan ambulans sempat memberikan pertolongan namun orang tersebut sudah tewas. Hasil forensik menunjukkan bahwa panas yang ekstrem merupakan penyebab kematiannya.
Sementara di Saudi, terjadi panas hingga 55 derajat Celcius di Al Majmaah pada saat siang hari.
Gelombang panas diprediksi masih akan terjadi walau tak reguler setiap hari sepanjang musim panas ini paling tidak hingga 21 Juni 2019 mendatang. Gelombang panas juga terjadi di Bahrain, Qatar dan Uni Emirat Arab. []
Berita Terkait
HeadlineIran Tim Paling Tertindas dalam Sejarah Piala Dunia
(KANALACEH.COM) – Pelatih tim nasonal Iran, Amir Ghalenoei, menilai timnya yang paling tertindas di Piala Dunia […]...
InternasionalTrump Desak Israel Setop Serang Hizbullah
(KANALACEH.COM) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Israel dan milisi di Lebanon Hizbullah sepakat menghentikan pertempuran, […]...




