
Subulussalam (KANALACEH.COM) – Himpunan Pelajar Perantauan Syekh Hamzah Fansuri (HPP-SHaF) Kota Subulussalam, juga menyatakan menolak kehadiran swalayan modern seperti Indomaret dan Alfamidi di Subulussalam.
Pernyataan penolakan itu disampaikan Ketua HPP-SHaF, Hasby Bancin kepada kanalaceh.com, Senin (20/5). Menurutnya, kehadiran pasar ritel modern itu, akan melumpuhkan ekonomi pedagang kecil yang ada di Subulussalam.
Baca: Pedagang di Subulussalam Ancam ‘People Power’ Jika Izin Indomaret Diterbitkan
“Karena kehadiran Pasar Ritel Moderen itu akan melumpuhkan perekonomian pedagang kecil di kota kami, orang tua kami banyak yang mencari nafkah sebagai pedagang kecil di Subulussalam untuk membiayai perkuliahan kami,” kata Hasby.
Baca: Indomaret Menjamur, Pedagang di Subulussalam Protes
Ia berharap persoalan ini bisa segera diselesaikan oleh Pemerintah Kota Subulussalam, sebelum terjadi hal yang dapat merugikan masyarakat.
Hasby menyampaikan, pihaknya akan melakukan aksi unjuk rasa di Banda Aceh, jika izin operasional swalayan Indomaret dan Alfamidi tetap diberikan. [Satria T]
Berita Terkait
EkonomiKinerja PGN Tumbuh 5 Persen, Raih Penghargaan Capital Market Excellence Awards 2026
Jakarta (KANALACEH.COM) – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) meraih penghargaan Best Energy Sector […]...
EkonomiPEMA Dorong Hilirisasi Migas, Aceh Jangan Cuma Jual Bahan Mentah
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Perseroda PT Pembangunan Aceh (PEMA) mendorong percepatan investasi dan hilirisasi minyak […]...
EkonomiLPS Siapkan Program Penjaminan Polis, Industri Asuransi Diminta Bersiap
Sabang (KANALACEH.COM) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkuat peran dan kewenangannya dalam industri perasuransian menyusul […]...
