
Blangpidie (KANALACEH.COM) – Kapolres Aceh Barat Daya, AKBP Moch Basori menyampaikan bahwa penemuan granat di depan Pendopo Bupati Abdya, merupakan aksi teror yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Untuk itu, pihaknya terus melakukan upaya penyelidikan terkait teror granat nanas aktif di depan Pendopo Bupati Abdya itu. Kini, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi.
Baca: Granat Aktif Ditemukan Depan Pendopo Bupati Abdya
“Iya, benar, sudah kita lakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi tersebut sebagai petunjuk awal. Namun, keterangan yang diberikan belum mengarah,” kata Kapolres Moch Basori, Kamis (16/5).
Kepolisian akan terus bekerja keras untuk mengungkapkan pelaku dan motif dari kasus teror granat jenis nanas yang meresahkan masyrakat.
Kapolres juga berharap agar warga dapat membantu memberikan keterangan yang mengarah, untuk mengungkapkan kasus yang menghebohkan warga Abdya tersebut.
“Kami dari Polres Abdya terus bekerja keras untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat. Apalagi dalam menjalani ibadah puasa Ramadhan,”demikian tungkasnya. [Jimi Pratama]
Berita Terkait
BeritaKemenhub Dikabarkan Copot Direktur Poltekpel Malahayati Andi Friadi
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Kementerian Perhubungan melalui BPSDM Kemenhub mencopot Direktur Politeknik Pelayaran Malahayati, Andi […]...
BeritaPolisi Tak Temukan Tanda Kekerasan di Kasus Wafatnya Mahasiswa Poltekpel Malahayati
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Satreskrim Polresta Banda Aceh menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah […]...
BeritaWarga Aceh Laporkan 7.454 Kasus Penipuan, Belanja Online Paling Banyak
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sebanyak 7.454 laporan penipuan dari Provinsi Aceh tercatat dalam Indonesia Anti-Scam […]...
