
Bern (KANALACEH.COM) – Desa Bergun di Swiss menetapkan peraturan ekstrem berupa larangan mengambil foto pemandangan desa tersebut. Kecantikan alam bersanding dengan rumah-rumah perdesaan mampu membuat banyak orang termanjakan.
Alasan utama dari keputusan tersebut karena penduduk lokal meyakini tempat tinggal mereka sangat indah. Oleh karena itu, mereka ingin banyak orang menikmati langsung pemandangan itu ketimbang hanya melihat dari media sosial.
“Telah terbukti secara ilmiah, foto liburan yang indah di media sosial membuat orang tidak bahagia karena mereka tidak bisa berada di sana secara langsung,” tulis pernyataan resmi Kantor Pariwisata setempat seperti dikutip dari Travel and Leisure, Rabu (31/5).
Meski begitu, foto-foto desa tersebut sudah banyak beredar di masa lalu. Saat ini, pemerintah desa menerapkan denda sebesar lima euro (Rp 80 ribu) bagi siapa pun yang tertangkap sedang mengambil foto.
Kepala Desa Bergun Peter Nicolay mendukung kebijakan tersebut karena dapat menarik lebih banyak wisatawan berkunjung. “Kami mengundang Anda semua untuk melihat Bergun secara langsung,” ujarnya. [Republika]
Berita Terkait
WisataKunjungan Turis Asing ke Aceh Naik 42 Persen dalam Sebulan
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sebanyak 4.031 wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Aceh sepanjang Agustus 2026. […]...
HeadlineWisatawan Padati Sabang Liburan Idul Fitri 1447 H
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sebanyak 6.329 wisatawan domestik bertolak ke Sabang, Aceh melalui pelabuhan Ulee […]...
WisataTiga Agenda Budaya dan Wisata Aceh Masuk KEN 2026, Dorong Pemulihan Ekonomi dan Sosial
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Provinsi Aceh kembali mencatatkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Tiga agenda […]...
