
Padang (KANALACEH.COM) – Sejumlah partai politik di Kota Padang mulai gerilya dan membidik calon-calon yang berpotensi diusung dalam Pemilihan Walikota yang akan digelar serentak Juni 2017 mendatang.
Partai Hanura misalnya. Mereka akan melakukan proses pendaftaran penerimaan calon walikota dan calon wakil walikota dalam waktu dekat ini. Partai yang dikomandoi Oesman Sapta Odang tersebut terbuka bagi siapapun yang ikut mendaftar di Hanura.
“Kita akan menerima secara terbukan siapapun yang mendaftar asal memnuhi syarat yang telah ditentukan sesuai aturan pemerintah, karena partai Hanura merupakan partai yang terbuka,” kata dia, Kamis (4/5).
Selain membukan pendaftaran, kata Muslim, Hanura juga akan melakukan penjajakan untuk berkoalisi dengan partai lain. Sebab, perolehan kursi Hanura tidak memenuhi syarat untuk mengusung satu pasang calon.
“Soal koalisi barangkali kita akan melihat situasi nanti, dengan partai politik apa yang paling pas,” jelas Muslim.
Sementara Partai Nasdem akan mendukung dan mengusung calon walikota yang punya elektabilitas tinggi.
“(Partai Nasdem) tergantung elektabilitas calon. Walau kader kalau elektabilitas rendah, kita tidak usung dan di survei,” kata ketua Bappilu partai Nasdem Sumatera Barat, Zulkifli.
Dia menambahkan, Nasdem juga akan melakukan koalisi dengan partai lain terkait dengan pengusungan calon walikota dan calon wakil walikota.
“(untuk koalisi) tergantung dengan partai apa yang bersedia. Kita gak ada batasan, Sumbar menunggu,” ungkap Zulkifli. [Rmol]
Berita Terkait
BeritaKemenhub Dikabarkan Copot Direktur Poltekpel Malahayati Andi Friadi
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Kementerian Perhubungan melalui BPSDM Kemenhub mencopot Direktur Politeknik Pelayaran Malahayati, Andi […]...
BeritaPolisi Tak Temukan Tanda Kekerasan di Kasus Wafatnya Mahasiswa Poltekpel Malahayati
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Satreskrim Polresta Banda Aceh menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah […]...
BeritaWarga Aceh Laporkan 7.454 Kasus Penipuan, Belanja Online Paling Banyak
Banda Aceh (KANALACEH.COM) – Sebanyak 7.454 laporan penipuan dari Provinsi Aceh tercatat dalam Indonesia Anti-Scam […]...
